Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner

Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner yang diderita dapat dideketeksi sejak dini. Penyakit jantung adalah berhentinya aliran darah yang menuju ke jantung anda. Meskipun aliran darah yang terhenti meskipun sesaat dapat mengakibatkan sebagian sel yang ada di jantung anda menjadi mati.

Penyakit jantung menjadi penyebab naiknya angka kematian di dunia. Pola timbulnya penyakit jantung koroner menarik pada ahli peneliti medis. Di antaranya dari Framingham  Heart Study, USA, suatu institusi yang amat terkenal dalam penyakit kardiovaskuler. Mereka berpendapat bahwa penyakit jantung koroner bukanlah penyakit manusia usia lanjut (manula) atau nasib buruk yang tidak dapat dihindari dengan cara mengobati penyakit jantung.

Pola hidup atau tingkah laku seseorang dan keturunan memegang peran penting untuk kemungkinan terserangnya penyakit jantung. Dalam hubungan ini dikenal adanya “Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner”, yaitu kondisi yang berkaitan dengan meningkatnya risiko timbulnya penyakit jantung koroner.

Beberapa gejagal yang perlu anda perhatikan pada serangan jantung seperti, rasa tertekan seperti tertimpa beban berat, rasa sakit seperti terjepit atau rasa terbakar pada dada anda, nyeri yang menjalar keseluruh jantung, bahu kiri, punggung, leher dan harang bawah, bahkan sering terasa sakit di ulu hati yang sering ditafsirkan sebagai sakit maag. Sakit yang dirasakan seperti tercekik dan rasa sesak didada. Gejala tersebut sering dirasakan 20 menit lamanya bahkan bisa lebih dari itu, dan disertai dengan keringat dingin. Ditambah dengan rasa lemas, berdebar, dan terkadang sampai pingsan. Untuk menghindari keluhan yang lebih lanjut segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau pelayanan kesehatan yang berada dekat dengan rumah anda dan segera mencari cara mengobati penyakit jantung.

Menurut AHA dan NCEP, faktor-faktor risiko penyakit jantung koroner adalah :

a. Faktor risiko lipida,

Faktor risiko penyakit jantung koroner yang termasuk dalam risiko lipida yaitu kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Kolesterol merupakan masalah yang masuk dalam ketegori terpenting karena masuk dalam faktor risiko penyakit jantung koroner. Di negara Amerika, tercatat 50% dari masyarakat khususnya orang dewasa memiliki kolesterol  lebih dari 200 mg.dl dan kurang lebih 25%nya untuk orang dewasa diatas 20 tahun berkadar kolesterol lebih dari 240 mg/dl.

Koleterol dan lemak dapat menimbulkan penebalan dinding pembuluh darah pada arteri, sehingga lumen pembuluh darah dapat menyempit yang sering disebut sebagai aterosklerosis. Karena pentingnya sifat-sifat subtansi ini dalam mendorong timbulnya plak di arteri koroner, disebut faktor risiko utama atau fundamental.

b. Faktor risiko penyakit jantung koroner non-lipida yang terdiri dari hipertensi yang terjadi akibat tekanan darah yang terus tinggi dan bertahan selama satu waktu. diabetes mellitus yang lebih sering sidebut diabetes atau penyakit yang berhubungan erat dengan tingginya tingkat gula dalam darah. Diabetes dapat diperhatikan dengan meningkatkan rasa ingin buang air kecil, menurunnya nafsu makan serta sering lelah yang dirasakan si penderita.

Selain hipertensi dan diabetes Faktor risiko penyakit jantung koroner non-lipida lainnya yaitu merokok yang dapat meningkatkan resiko terserangnya penyakit jantung dua kali lipat lebih besar dibanding yang tidak merokok. Merokok menjadi salah satu penyebab penyakin jantung. Survey Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia tahun 2007telah membuktikan bahwa sekitar 46 orang meninggal dunia disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan rokok seperti jantung koroner ini. Semakin muda seseorang mulai kebiasaan untuk merokok, semakin besar pula resiko orang tersebut dapat terserang penyakit dimasa tuanya.

Bahaya Rokok

Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner juga disebabkan karena stress yang berkelanjutan. Cara mengobati penyakit jantung setidaknya anda dan keluarga melakukan refresing, seperti berjalan-jalan ke pantai, atau bisa juga dengan berkemah ke daerah pegunungan. Atau kegemukan karena kurang aktivitas. Kegemukan dikarenakan anda kurang aktivitas, untuk itu anda harus melakukan beberapa olahraga seperti jalan-jalan pahi, joging, renang, tenis, dan berjemur di matahari pagi mulai dari jam 6-8 pagi. Hal seperti itu sebaiknya dilakukan 3-4 kali dalam seminggu.

c. Faktor risiko penyakit jantung koroner yang alami, terdiri dari keturunan atau riwayat keluarga. Saat anda memiliki keluarga dekat yang mengidap penyakit jantung, kemungkinan anda penderita berikutnya yang mengidap penyakit jantung karena riwayat keluarga anda. Jenis kelaminmenjelaskan bahwa penyakit jantung koroner sebelum mencapai umur 60 tahun ditemukan pada 1 dari 5 untuk laki-laki dan 1 dari 17 untuk perempuan yang menyimpulkan bahwa laki laki memiliki 2-3 kali lebih besar terserang penyakit jantung koroner dibandingkan perempuan. Faktor resiko penyakit jantung koroner yang satu ini tidak memandang dari penyakit yang anda derita melainkan usia anda. Bahwa sebagian besar kematian terjadi pada laki-laki berumur 35-44 tahun karena terjangkit penyakit jantung koroner ini.

Faktor- faktor risiko penyakit jantung koroner ini sering berkaitan satu dengan yang lain atau kombinasi, misalnya diabetes mellitus dengan kegemukan dimana semakin anda banyak mengkonsumsi makanan berfisat manis maka anak bertambahnya berat badan dan kadar gola dalam darah anda. Dalam hal ini, tentu saja bobot risiko akan meningkat dan sifatnya tidak linier, tapi berganda artinya jauh lebih besar bila dibandingkan dengan jumlah bobot masing-masing. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa ada kalanya faktor risiko yang satu mendorong timbulya faktor risiko yang lain. Anda dapat mengurangi merokok menyebabkan kadar kolesterol anda yang tidak normal untuk cara mengobati penyakit jantung.

Posted in Cara Mengobati Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung

Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung  yang berfungsi menurunkan resiko jantung kambuh. Penyakit jantung koroner terjadi akibat proses berkelanjutan, di mana janutng secara berangsur kehilangan kemampuannya untuk melakukan fungsi secara normal yang disebabkan karena menumpuknya lemak pada dinding yang ada dalam pembuluh darah jantung anda. Penumpukan ini akan diikuti dengan berbagai proses pemnimbunan lainnya seperti pembekuan darah, peminbunan jaringan ikat dll yang akan menyumbat pembuluh darah.

Hal seperti ini yang akan menyebabkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah yang dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius bagi tubuh anda, dari Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung. Pada awal penyakit, jantung mampu mengkompensasi ketidakefisiensian fungsinya dan mempertahankan sirkulasi darah normal melalui pembesaran dan peningkatana denyut nadi ( Compensed heart Disease).

Beberapa dokter mungkin menyarankan untuk melakukan program diet sehat untuk penderita penyakit jantung, terutama bagi mereka yang memiliki risiko pada berat tubuh yang tidak ideal atau kegemukan. penyakkit jantung selalu dikaitkan dengan seseorang yang memiliki bentuk tubuh yang gemuk atau obesitas.

Berikut ini ada beberapa jenis diet sehat untuk penyakit jantung indikasi pemberian

1. Diet jantung I

Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung ke I diberikan kepada pasien penderita penyakit jantung akut seperti Myocard Infarct (MCI) atau Dekompensasio Kordis berat. Dekompensesio kordis atau gagal jantung kongestif adalah kondisi penyakit jantung yang sudah kronis. Untuk penyakit ini ditak mungkin dapat pulih dengan sempurna namun hanya mengurangi untuk tidak terasa nyeri yang terus dirasakan. Untungnya langkah besar komunitas medis dalam pengembangan pengobatan Ini bahwa seringkali bertahun-tahun penderita bisa hidup dengan gagal jantung. Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung diberikan berupa 1-1,5 liter cairan/hari selama 1-2 hari pertama bila pasien dapat menerimanya. Diet ini sangat rendah energi dan semua zat gizi, sehingga sebaiknya hanya diberikan selama 1-3 hari.

2. Diet jantung II

Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung ke II diberikan kepada penderita penyakit jantungdalam bentuk makanan saring atau lunak. Diet diberikan sebagai perpindahan dari diet jantung I ke diet II atau setelah fase akut dapat diatasi. Jika disertai hipertensi dan/atau edema diberikan sebagai diet jantung II Garam Rendah. Diet ini rendah energi, protein, kalisum dan tiamin.

3. Diet jantung III

Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung ke III diberikan kepada penderita penyakit jantung dalam bentuk Makanan Lunak atau biasa. Diet diberikan sebagai perpindahan dari diet jantung II ke diet III atau kepada pasien jantung dengan kondisi yang tidak terlalu berat. Jika disertai hipertensi dan/atau edema, diberikan sebagai diet jantung III Garam Rendah. Diet ini rendah energi dan kalsium, tetapi cukup zat gizi lain.

4. Diet jantung IV

Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung ke IV diberikan kepada penderita penyakit jantung dalam bentuk Makanan Biasa. Diet diberikan sebagai perpindahan dari Diet jantung III ke diet ini atau kepada pasien jantung dengan keadaaan ringan. Jika disertai hipertensi dan/atau eema, diberikan sebagai Diet jantung IV Garam Rendah. Diet ini cukup energi dan zat gizi lain, kecuali kalsium.

Beberapa contoh Jenis Diet Sehat Untuk Penyakit Jantung diatas berfungsi untuk mengurangi gejala gejala yang timbul yang anda rasakan pada jantung anda seperti rasa nyeri dan pemyumbatan pembuluh darah. Selamat mencoba diet diatas dan semoga berhasil

Posted in Cara Mengobati Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Diagnosis Penyakit Jantung

Diagnosis penyakit jantung sekarang telah dibuktikan di dunia pengobatan secara medis yang semakin berkembang, umumnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Diagnosis Penyakit Jantung ini dilalui dengan cara operasi cangkok jantung atau pelebaran pembuluh darah. Cara ini banyak dilakukan oleh sebagian besar penderita jantung atau dengan cara mengikuti berbagai terapi pengobatan yang disarankan oleh dokter ahli.

Namun sebelumnya menentukan cara mengobati penyakit jantung untuk beberapa pasien Diagnosis Penyakit Jantung, perlu dilakukan beberapa tes diagnostik yang melibatkan beberapa cara, diantaranya adalah :

1. Elektrokardiogram (EKG)

Elektrokardiogram dapat Diagnosis Penyakit Jantung dengan cara memeriksaan aktifitas listrik jantung yang mencatat sinyal listrik ketika mereka bergerak melalui jantung Anda atau pemeriksaan yang dilakukan dokter sebagai penunjang untuk memberi petunjuk adanya Penyakit jantung koroner. Cara mengobati penyakit jantung EKG sering mengungkapkan bukti dari serangan jantung sebelumnya atau dalam perkembangan. Dengan EKG jenis ini, Anda memakai monitor portabel selama 24 jam saat Anda menjalani aktivitas normal. untuk mengetahui adanya Diagnosis Penyakit Jantung. Kelainan tertentu mungkin menunjukkan aliran darah tidak memadai untuk jantung Anda. Dengan pemeriksaan EKG dapat diketahui kemungkinan adanya kelainan pada jantung Anda dengan tingkat ketepatan 40%. Kemudian bila dianggap perlu Anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan Treadmill Echokardiografi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut kemungkinan Anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan tersebut kemungkinan Anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan Arteriografi Koroner (Kateterisasi) yang mempunyai tingkat ketepatan paling tinggi (99-100%) untuk memastikan apakah Anda mempunyai penyakit jantung koroner.

2. Echocardiogram

Ekokardiogram atau Alat untuk Diagnosis Penyakit Jantung. Alat sonogram yang telah terbukti untuk melakukan ter oleh seorang dokter jantung yang menafsirkan sebuah hasil dari jantung anda (kardiolog). Echocardiogram adalah sebuah alat yang memiliki nama lain transducer yang diletakkan pada tulang rusuk anda dekat dengan tulang dada yang kemudian diarahkan menuju jantung. transducer dapat memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar jantung Anda.  Alat Echocardiogrm yang normal dapat menunjukkan katup jantung anda bekerja dengan normal atau tidak normal. Selama ekokradiogram Dokter Anda dapat memilih dari berbagai obat, termasuk statin, niasin, asam empedu fibrates dan sequestrants. Belum ditemukan risiko yang timbul karena penggunaan alah Echocardiogram ini.

3. Aspirin

Dokter Anda mungkin menyarankan meminum aspirin harian atau pengencer darah lainnya. karena berguna untuk meringankan nyeri atau radang sendi yang muncul akibat adanya pembengkakan selaput sendi (rheumatoid arthritis), Radang sendi yang muncul akibat ada beberapa sendi yang rusak (osteoarthritis), dll.  Hal ini dapat mengurangi kecenderungan darah untuk membeku yang dapat membantu mencegah penyumbatan arteri koroner Anda. Jika Anda pernah mengalami serangan jantung, aspirin dapat membantu mencegah serangan di masa depan. Selain itu spirin juga dapat digunakan untuk menurunkan demam yang tinggi dan meringankan rasa nyeri yang dirasakan pada saat  sedang sakit kepala, menstruasi, arthritis, pilek, sakit gigi, dan nyeri otot. Ada beberapa kasus di mana aspirin tidak sesuai, seperti jika Anda memiliki kelainan pendarahan di mana Anda sudah menggunakan pengencer darah lain. Jadi, tanyalah dokter Anda sebelum memulai minum aspirin.

4. Beta karoten

Obat-obatan ini memperlambat denyut jantung dan menurunkan tekanan darah yang menurunkan permintaan oksigen jantung Anda untuk mengurangi Diagnosis Penyakit Jantung. Jika Anda pernah mengalami serangan jantung, beta blocker mengurangi risiko serangan di masa depan. beta karoten adalah salah satu dari kelompok merah, oranye, kuning dan pigmen yang disebut karotenoid. Beta karoten sangatlah mudah ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Beta karotin berguna untuk mengurangi gejala asma. Dapat juga digunakan untuk pencegahan kangker, katarang, untuk mengobaci AID, dan terutama untuk mencegah penyakit jantung, dan masih banyak lagi. Pada wanita hamil beta karoten sangat diperlukan dalam malnutrisi (kurang makan) untuk mengurangi kebutaan malam dan kemungkinan kematian selama kehamilan dan diare serta demam saat setelah melahirkan.

5. Nitrogliserin

Nitrogliselin merupakan salah satu obat yang memiliki kapasitas luar biasa yang berguna untuk memperlebar pembuluh darah seperti pembuluh arteri koroner, meredakan nyeri akibat penyakit arteri koroner saat anda di Diagnosis Penyakit Jantung. Cara penggunaan Nitrogliserin ini adalah dengan  sublingual (di bawah lidah), oral (dalam bentuk pil), atau intravena. Nitrogliserin sublingual biasanya dipergunakan untuk mengurangi serangan angina pektoris dalam hitungan menit saja. Juga dapat meringankan nyeri esofagus segera, karena kapasitas potensialnya.

6. Penghambat angiotensin-converting enzyme (ACE)

adalah termasuk dalam golongan obat-obatan yang dapat menghambat kinerja angiotensin-converting enzyme (ACE), yaitu enzim yang sebagai pengatur volume ekstrakseluler seperti plasma darah, lifa, dan cairan jaringan dalam tubuh manusia.

ACE mempunyai dua fungsi yang berbeda. Fungsi pertama adalah ACE yang berguna sebagai katalisator angiotensin I menjadi angiotensin II yang merupakan senyawa vosokonstriktor kuat. Fungsi kedua sebagai pengurai bradikinin.

Obat-obatan ini menurunkan tekanan darah dan dapat membantu mencegah perkembangan penyakit arteri koroner. Jika Anda pernah mengalami serangan jantung, ACE inhibbitor mengurangi risiko serangan di masa depan.

7. Calcium channel blocker

Obat-obat calcium channel blocker dapat melemaskan otot-otot yang mengelilingi arteri koroner Anda dan menyebabkan pembuluh terbuka, meningkatkan aliran darah ke jantung Anda. Mereka juga mengendalikan tekanan darah tinggi dan baik sebagai cara mengobati penyakit jantung.

Posted in Cara Mengobati Penyakit Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment